Anxiety.

 

Just thinking… and still thinking…

even now, i never know what is my truly decision. even now i still confused. even now i still don’t know. is this the best choice?

 

Hal yang menyenangkan dari membaca tulisan adalah saat kau dapat tenggelam di dalamnya. Terlepas dari segala beban hidup dunia dalam ribuan kata itu. Tertawa tawa di dalamnya, menangis juga jengkel hanya dengan membaca tulisan. Tidak lagi peduli pada kebisingan dunia untuk kepuasan sejenak. Beberapa waktu yang berharga…

Tapi, saat akhirnya kau juga di-anugrahi rahmat itu. Sebuah ide untuk membuat tulisan baru. Tulisan yang tak pernah kau temukan dimanapun kecuali dalam pikiranmu yang masih tak berbentuk. Saat keinginan untuk menjadi salah satu orang yang nantinya akan dapat membuat orang lain melepaskan penat mereka dengan tulisan itu tiba, mungkin kah kau akan mengambil kesempatan itu?

Nyatanya ada banyak hal yang membuatmu ragu. Setelah kau melihat dunia tulis menulis lebih dekat, kau pun tahu tentang kesulitan untuk membuat tulisan yang berkualitas, keresahan akan tulisanmu yang mungkin tidak akan sesuai dengan ‘selera pasar’, kau juga tahu tentang kejamnya orang-orang di luar sana yang tidak pernah bisa menghargai karya orang dengan melakukan-apa yang akhirnya disebut-plagiat. Tindakan konyol dan rendah menurutmu, tapi apa yang bisa kau lakukan? Kau bisa memberi peringatan, kau bisa menulis kata-kata peringatan sampai tanganmu tak sanggup lagi menulis ataupun mengucapkan kata-kata ketidak sukaanmu sampai mulutmu berbusa, kau bisa mem-protect blog-mu hingga membuat reader-mu kecewa, tapi nyatanya itu tidak akan merubah apa pun. Kejahatan hanya akan dapat dirubah jika para pelaku kejahatan yang merubahnya, bukan para korban. Nyatanya hal-hal itu hanya akan berujung satu: kau tak lagi nyaman menulis.

Bukankah tujuan awalmu menulis adalah untuk mencari kenyamanan itu? Rasa nyaman karena terbebas dari ide-ide yang mengganggu pikiranmu. Ide-ide yang akhirnya keluar dalam bentuk tulisan indah hingga akhirnya dibaca orang lain. Membuat mereka dapat melewati hari-hari yang membosankan dan tenggelam dalam dunia khayal ciptaanmu sendiri. Bukankah itu yang kau inginkan?

Setiap pengalaman akan selalu berarti. Setiap pelajaran pastilah perlu waktu untuk memahaminya. Tulisan pertamamu mungkin out of people, tapi dengan begitu kau akan tahu tulisan yang lebih baik. Kau akan dapat belajar karenanya. Dengan pengalaman yang terus bertambah akan membuatmu dapat menulis lebih baik.

Mungkin akan ada kecaman, mungkin akan ada kritikan. Bukankah itu wajar? Setiap pikiran orang tidak mungkin  berjalan di jalan yang sama sampai akhir kan? Akan selalu ada persimpangan dalam perjalanannya yang membuat pikiran masing-masing orang berbeda. Akan ada sifat yang berbeda-beda dalam menghadapinya. Kau tahu itu dan bukankah kau menyukai hal itu? Kenapa kau tidak belajar mencintainya saja? Itu akan sangat indah.

Plagiatisme. Sekali lagi, kau tidak bisa menghalaunya. Kau marah, sedih. Tapi lihatlah dari sisi yang lain. Bukankah itu berarti bahwa sang plagiator mengakui bahwa tulisanmu indah? Tulisanmu pantas untuk disebarluaskan? Mungkin mereka memang perlu diajari dengan baik, mungkin mereka memang menyebalkan, tapi dengan itu kau jadi lebih tertantang untuk membuat yang lain kan?

Tulisan hanya dapat dikatakan indah jika ada orang lain yang membacanya. Nyatanya semua tulisan itu indah, hanya saja ada deretan kata tertentu yang mampu membuatmu benar-benar terseret karenanya. Semua orang dapat menulis, tergantung pada kegigihannya untuk terus mencoba dan ke-tahan bantingannya untuk tidak menghiraukan para haters serta ketabahan hatinya dalam menghadapi plagiator. Bukankah kau orang yang seperti itu? Kau sudah tahu jawabannya, bukan?  Tabahkanlah hatimu, tebalkanlah telingamu, dan perbanyak suplai semangatmu. Sebentar lagi kau akan menghadapi dunia yang keras dengan menyandang titel ‘Penulis’.

 

 

Just thinking… and still thinking…

Is this the best choice? is this my final decision? is this the best answer?

The answer is simple:   If i want to know if it the best, then i have to do this.

There is nothing i can do, except to accept my own decision.

If i didn’t trust myself then who will?

It’s you and just you. Just be brave to yourself.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s