Share: Don’t Be A Plagiator!

 

Annyeong haseyo~

Apa kabar ?

Apa semua baik-baik?

Bagaimana dengan sekolah kalian?

Kalau aku pribadi sih bisa dikatakan baik. Hari ini hari penerimaan raport di sekolahku. Dan aku yang dirumah, tidak ikut ortu ngambil, berharap-harap cemas. Agak khawatir juga dengan nilaiku, karena ngerasa banget kalau nilaiku merosot T.T

Bosen banget cuma nunggu diem duduk sambil nonton TV, aku buka internet dan memutuskan untuk menulis unek-unek. Aku sedang dilanda kaget sangat karena salah satu author favoritku  memutuskan untuk menghapus blognya.

“Andwae!”

Jelas itu yang aku katakan keras-keras di depan komputer, padahal sudah tahu author eonni ga mungkin bisa denger juga. Tapi ngebaca unek-unek eonni yang di featured itu bikin aku, kembali, memikirkan bahwa yang dikatakannya memang benar.

Plagiat. Hal yang ga mungkin bisa dihindari kalau kau sudah jadi orang terkenal. Apalagi di dunia maya yang tidak ada batasan ini. Orang yang ada hukum tertulis yang jelas aja dilanggar, apalagi yang abstrak dan cuma omongan doang. Setiap orang pasti ingin diperhatikan dan dipuji walau takarnya berbeda-beda. Sayangnya caranya ga benar. Sekarang, siapa sih yang mau karya hasil kerja kerasnya berjam-jam, berhari-hari, di klaim orang lain seenaknya jidat? Siapa yang ga marah kalau udah di tegur baik-baik malah ngotot dan balik nyerang?

Jangan dikira aku cuma ngomong tapi ga pernah ngerasain. Aku pernah mengalami hal itu. Walau ga seekstrim author eonni yang di plagiat satu blognya, karena aku belum bikin cerita sebanyak itu *sigh*. Ada satu fanfiction-ku yang dulu aku ikutkan di salah satu lomba fanfiction yang dijiplak orang. Di copy paste langsung. Semua. Kecuali nama dan keterangan yang aku tulis untuk kepentingan lomba fanfiction tersebut. Judul dan isi tetaplah sama seperti aslinya.

Aku menemukan ceritaku itu karena judulnya. Aku tidak pernah menemukan fanfiction dengan judul seperti fanfiction milikku, karena itu aku merasa tertarik. Begitu aku baca ke bawah… Lah, kok bagian awalnya ini punyaku? Sampai akhir cerita aku tidak menemukan penambahan lain. Fanfiction itu pure copy paste, karena typo yang ada juga tidak dibetulkan. Waktu itu lomba masih berlangsung. Karena aku tidak mau adanya masalah karena ini nanti, aku segera menghubungi si ‘author’ yang namanya tertulis di tempat dimana seharusnya tercantum namaku.

Melalui media message, aku menghubungi orang itu dan mendesaknya untuk mengganti namanya dengan namaku dengan tegas dan keras. Aku lupa apa-apa saja yang sudah aku katakan padanya, tapi dia langsung takut dan meminta admin page tempat dia memubliskan fanfiction untuk mengganti namanya dengan namaku. Dia mengaku kalau adiknya yang sudah melakukan tindakan tidak menghargai orang itu dan meminta maaf atas kelakuan adiknya.

Esoknya, kulihat namaku sudah tercantum disana. Dan aku tidak pernah lagi membahas hal ini dengan orang itu. Aku bahkan lupa nama orang itu. Tapi, saat itu, aku ingin sekali berkata “ajari adikmu dengan benar!” atau “awas saja kalau ada kejadian seperti ini lagi”. Tapi yah, ga ada gregetnya dong kalau dari message. Inginnya itu ketemu langsung dan berkata sepuasku di depannya.

Harusnya kita berpikir dulu sebelum bertindak. Manusia diciptakan dengan otak agar berpikir dengan baik, kan? Nah, sebelum kalian para pembaca berniat mem-plagiat suatu karya ataupun sudah mem-plagiat karya orang, coba kalian pikirkan terlebih dahulu.

Apa akibatnya kalau aku menyebar luaskan cerita yang bukan milikku? Sudah jelas akan ada balasannya. Tuhan tidak pernah tidur, guys. Kalau pun kamu menghindari hukuman dunia, masih ada hukuman akherat yang ga bisa kamu hindari.

Apa jadinya kalau author yang sebenarnya tahu? Yang jelas kalian akan di minta pertanggung jawaban atas tindakan kalian. Mengganti nama kepemilikan, atau menghapus cerita itu selamanya. Bahkan yang paling parah, kalian juga harus menghapus keberadaan kalian di dunia maya dan menggantinya dengan identitas lain. Mungkin bagi kalian tidak masalah, tapi bagi mereka yang sudah terlanjur terkenal dengan identitas tertentu, jelas tidak mudah.

Apa menariknya cerita yang ingin aku plagiat itu? Kenapa aku ingin melanggar hak cipta orang? Ini jelas hanya harus kalian pertanyakan dan kalian jawab sendiri. Setiap cerita pasti memiliki kelebihan tersendiri, karena setiap author juga begitu. Kenapa cerita ini bagus? Jabarkan semua alasan kamu suka cerita tersebut dalam sebuah kertas lalu bacalah jawaban kalian sendiri.

Apa aku tidak bisa membuat cerita sebagus cerita yang ingin aku plagiat? Ini yang paling penting. Setelah kalian menemukan alasan kalian menyukai cerita yang ingin kalian plagiat, kalian akan tahu bahwa kalian menyukai cerita ber genre ini, tokoh itu, atau ending dan konflik yang bagaimana. Kalian sudah mengerti mengapa kalian menyukai cerita tersebut, dan sekarang coba tantang diri kalian sendiri: Aku harus bisa membuat cerita seperti itu.

Dalam suatu cerita tidak ada yang sempurna. Mungkin ending yang tidak sesuai dengan harapan pembaca atau mungkin konflik yang membosankan. Jika kalian tidak menemukan itu dalam cerita yang kalian baca, maka buatlah cerita yang ingin kalian baca. Pepatah lama mengatakan,

 

*****************************

“Jika kau tidak menemukan buku yang ingin kau baca,

maka adalah tugasmu untuk membuat buku itu sendiri”

-Anonymous-

*****************************

Menulis itu menyenangkan kok. Sangat. Mungkin akan ada hambatan di tengah jalan saat kita menulis, tapi bukankah itu memang tantangannya? Lagipula, sensasi dan rasa senang saat selesai menulis itu juga tidak terkira. Apalagi saat cerita kita dibaca dan di apresiasikan banyak orang. Pengalaman itu tidak mungkin kalian rasakan kalau cerita yang kalian publisakasikan bukanlah milik sendiri. Segala yang instan hanya akan memberikan efek sebentar, bahkan tidak sama sekali.

Jika kalian berani, maka cobalah. Tidak ada ruginya dalam mencoba. Tidak ada salahnya mencoba dalam hal positif. Jangan hanya bersembunyi di balik topeng. Lepas topeng itu dan hadapi dunia dengan wajah kita sendiri 🙂

Hwaiting!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s